Rabu, 31 Desember 2014

XRAS
Penelitian tim ITB
membuktikan tanpa xras, pakan yang diserap lele menjadi daging hanya
60%. Sisanya 40% keluar sebagai kotoran berbeda dengan memakai xras yang bias mencapai 90%. Wajar pertumbuhan lele yang
umumnya 1,44 g/hari melonjak menjadi 1,66 g/hari.
Yang istimewa, penggunaan xras oleh peternak sangat mudah. Cairan
xras 20—25 ml dicampurkan ke dalam 1 l air. Tambahkan 3—5 sendok
makan gula pasir atau tetes tebu untuk mengaktifkan mikroba, lantas diamkan
selama 5—10 menit. Campuran itu disemprotkan pada pakan sebelum
ditebarkan sampai kondisi lembab.
Tidak ada patokan khusus dosis pemberian pakan. Umumnya pemberian
pakan sehari 3 kali: pagi, siang, dan sore. Setiap petak kolam dengan populasi
9.000 ekor perlu 1 ember timba setara 5 kg pakan per pemberian. Umumnya
pakan itu dihabiskan lele tanpa sisa. Lantaran langsung habis, kolam menjadi
bersih dari sisa pakan sehingga amonia yang beracun tidak terbentuk.
Satu petak kolam berpopulasi 9.000—12.000 ekor cukup diberi 4 botol
xras berisi 100 ml sampai panen. Walau terbukti mampu menggenjot hasil
panen xras bukanlah obat. Ia hanya meningkatkan daya tahan tubuh. Bila
lele dalam kolam telah terkena penyakit, mau tak mau perlu diobati memakai
antibiotik.
Fungsi dan manfaat xras:
meningkatkan nafsu makan dan memacu pertumbuhan lele secara maksimal
Menambah berat bobot panenan dan mempersingkat lama waktu panen
Mencegah terjadinya macet tumbuh/kerdil dan menurunkan mortalitas
meningkatkan penyerapan protein pada pakan agar menjadi daging secara maksimal
Menghemat bea pakan secara total
Menghilangkan bau busuk/amis akibat amoniak dan gas beracun lainnya
Aplikasi :

Untuk pakan apung maupun tenggelam.  Campurkan 1 tutup botol xras ke dalam 1/4 liter air tambahkan satu sendok gula pasir/tetes tebu kemudian aduk merata. Selanjutnya kocorkan atau aduk cairan tersebut ke dalam 2-3 kg pakan pelet sampai cairan meresap rata.pencampuran bisa dalam jumlah banyak separuh pakan bisa ditebar pagi dan separuhnya sore hari dengan disimpan pada tempat tertutup dan kering. xras masih efektif untuk disimapn selam 24 jam setelah pencampuran.

Jumat, 12 Desember 2014

PENYAKIT LELE

PENYAKIT IKAN LELE DAN PENANGANANNYA


PENYAKIT PADA IKAN DAN PENANGANANNYA



NO
PENYAKIT
PENYEBAB
CIRI-CIRI
PENGOBATAN
1
MASUK ANGIN
AIR YANG TERLALU DANGKAL, ATAU KURANG TINGGI AIR DI DALAM KOLAM
PERUT IKAN KEMBUNG TAPI KOSONG DAN BERISI UDARA.
ISI KOLAM DENGAN KRICIKAN AIR, SAMPAI AIR MENINGGI. LALU BERIKAN OBAT BIRU BISA DENGAN BLITZ ATAU BLUE COPER
2
PILEK
KONDISI CUACA YANG KURANG BAIK
SAAT MALAM HARI IKAN MENJADI MALAS TURUN. BIASANYA IKAN BERADA DI ATAS SELAMA DUA DETIK LALU TURUN
DIBERIKAN DEBOK YANG DI IRIS KECIL2, CAMPURKAN AMOXILIN, ULTRA FLU, DAN VITAMIN B DAN C KE DALAM PAKAN
3
NAFSU MAKAN IKAN MENURUN
KARENA KONDISI CUACA YANG TIDAK BAGUS
KETIKA DI BERIKAN MAKAN IKAN MALAS MAKAN
BERIKAN RAJA LELE KE DALAM PAKAN DAN DI CAMPUR JUGA DENGAN VITAMIN C DAN B (BISA BELI BOSTER FISH IMUNUFIT)
4
SIRIP MERAH
BAKTERI
SIRIP IKAN MEMBUSUK DAN BERWARNA MERAH DAN KEMATIAN DI DALAM KOLAM SANGAT BANYAK SEKALI.
1.    KELUARKAN IKAN DARI DALAM KOLAM
2.    HILANGKAN IKAN YANG SUDAH MATI
3.    LAKUKAN PERENDAMAN IKAN YANG MASIH HIDUP DI DALAM EMBER DENGAN SPF, PACE, BAWANG PUTIH, DAN SIRIH SELAMA SETENGAH  JAM SAMBIL MENGISI AIR DI DALAM KOLAM KEMBALI
4.    AIR DI DALAM KOLAM BERIKAN PACE DI TUMBUK PACE YANG BAIK PACE YANG NYADAM, BERIKAN BAWANG PUTIH, DAN TUMBUKAN SIRIH. BERIKAN YANG BANYAK SEKALIAN JANGAN SEDIKIT AGAR BAKTERINYA MATI.
5.    ATAU DENGAN CARA LAIN COBA BERIKAN AMOXILIN DI KOLAM NAMUN DENGAN AMOXILIN ITU BOROS UANG KARENA PEMBERIAN AMOXILIN YANG BANYAK BARU BISA MEMBUNUH BAKTERI PENYEBAB SIRIP MERAH.

KETERANGAN PENYAKIT SIRIF MERAH TIDAK BISA SEKALIGUS SEMBUH IKAN YANG MATI SEGERA DI AMBIL DENGAN SESER YANG DIBERI GAGANG JANGAN BIARKAN KEMATIAN IKAN MENJADI SEMAKIN BANYAK KARENA IKAN YANG MATI ITU AKAN DIMAKAN IKAN LAIN DAN MENULAR KE IKAN LAIN.


5
KEMATIAN IKAN KARENA AIR LUMUT YANG MEMERAH
AIR LUMUT MERAH BIASANYA LUMUT MERAH INI BERISI BANYAK PENYAKIT
IKAN MATI MENGAMBANG
1.    SEGERA GANTI AIR KOLAM
2.    KALAU ADA SEBAGIAN KOLAM YANG BERLUMUT HIJAU SEPERTI CAMCAU AMBILKAN AIR KOLAM YANG HIJAU ITU SETENGAH
3.    JANGAN BURU-DITAMBAH AIRNYA BIARKAN AIR LUMUT HIJAU TADI LUMUTNYA HIDUP DULU
4.    ISI AIR KE ESOKAN HARINYA.
6
AIR KARBOL
KADAR KEASAMAN KOLAM MENINGKAT, BIASANYA KARENA TAI IKAN YANG TERLALU BANYAK
IKAN MATI SEDIKIT DEMI SEDIKIT
DAN AIR KOLAM BERBAU SEPERTI KARBOL DAN DI HIRUP PANAS
1.    SEGERAN GANTI AIR KOLAM DENGAN AIR BERSIH

7
BINTIK PUTIH DAN MEMBENJOL DI KEPALA IKAN
JAMUR
PENYAKIT INI SANGAT SUSAH DIOBATI
DENGAN CIRI-CIRI:
1.       DIKEPALA IKAN TERSAPAT BENJOLAN BERWARNA PUTIH
2.       IKAN BERENANG SEPERTI ROKER ATAU BERPUTAR PUTAR.

1.       KELUARKAN IKAN DARI DALAM KOLAM,
2.       PILIH DAN PISAHKAN IKAN YANG TERSERANG PENYAKIT TERSEBUT.
3.       RENDAM IKAN DENGAN YANG BELUM TERSERANG PENYAKIT ITU DENGAN BLITZ SELAMA SATU JAM
4.       MASUKKAN IKAN YANG TIDAK TERKENA PENYAKIT KE DALAM KOLAM LAGI IKAN YANG TERKENA PENYAKIT DIBUANG SAJA


INI mungkin sebagian ilmu kecil yang saya dapatkan dari pengalaman saya menangani penyakit ikan lele karena praktek sendiri dan saling tukar pikiran dengan teman-teman peternak ikan lele yang sudah berpengalaman. semoga bermanfaat
KELOMPOK BUDIDAYA IKAN 
"RUKUN AGAWE SENTOSA"
DESA REJOAGUNG - SRONO - BANYUWANGI 
HP 085258599393 / 082334856890



   
 BERITA ACARA

            Pada hari ini kamis tanggal 11 Desember 2014 Pukul  21.10 WIB. Bertempat di rumah Bpk Joko Sugeng Dusun Sumber Agung, Desa Rejo Agung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi Telah mengadakan musyawarah yang dihadiri, Oleh Tokoh masyarakat dan warga masyarakat Desa Rejo Agung, Kecamatan Srono,
            Dengan hasil musyawarah membentuk Kelompok Budi daya ikan yang selanjutnya diberi nama Kelompok Budi daya ikan“ RUKUN AGAWE SENTOSO” berikut daftar pengurus terlampir.

Srono , 11 - Desember – 2014
KELOMPOK BUDI DAYA IKAN (POKDAKAN )
RUKUN AGAWE SENTOSA

KETUA
JOKO SUGENG

                   Sekretaris                                                             Bendahara
            

           M BAHRUN NI’AM                                                                   ABDUL MAJID
    
ANGGOTA
Abdul rozak
Ida
MYunus
Muslimin
M Shofi
Toton



TOGATSU - PEMBASMI BAKTERI-VIRUS-JAMUR

TOGATSU yang mengandung N-D Methylan 10 adalah obat yang ampuh pencegah dan pembasmi penyakit pada ikan, Udang, Katak yang disebabkan oleh bakteri - jamur dan virus serta parasit yang lainya.

TOGATSU merupakan obat anti salat yang bekerja cepat, aman dan stabil untuk mengatasi stress pada ikan, udang dan katak akibat dari perubahan suhu dan perubahan kondisi air secara mendadak.

JENIS-JENIS PENYAKIT ( Ikan - Udang - Katak )
beberapa jenis penyakit pada ikan udang dan katak biasanya disebabkan oleh pencemaran air maupun karena kekurangan vitamin, sehingga ikan, udang dan katak dalam kondisi yang lemah atau kurang sehat mudah sekali terserang bakteri, jamur dan virus seperti penyakit infeksi bakteri Aeromonas, infeksi baphylovirus dan infeksi jamur samprolemia.
Jenis - jenis penyakit tersebut biasanya dikenal dengan penyakit insang merah, sirip gripis, mata putih, bintik putih ( white spot ), jamur, cacar atau bercak dan luka pada katak, ikan lele, Gurami, Bandeng, Nila dan juga jenis ikan hias lainya.

DOSIS PEMAKAIAN DAN PETUNJUK PENGGUNAAN
Larutkan TOGATSU dengan air atau larutan garam sampai homogen, kemudian percikan atau tebarkan secara merata pada kolam atau tambak dengan dosis penggunaan sebagai berikut :

Dosis Pencegahan :
1. Untuk tambak Udang dan bandeng
Larutkan 500 ml TOGATSU untuk 1 hektar tambak dengan ketinggian air 60-70 cm.
2. Untuk kolam ikan ( Gurami, Lele, Koi, Nila )
Larutkan 50 ml TOGATSU pada kolam hisas seluas 50 m( Max )
3. Untuk kolam Katak
Larutkan TOGATSU sebanyak 20ml per 20 liter air untuk kolam katak seluas 10 m

Untuk dosis pencegahan ini harus diulangi setiap tiga minggu sekali atau pada saat setelah pemindahan nener atau benih

Dosis Pengobatan
Apabila sudah ada tanda-tanda serangan penyakit maka dosisnya 2 kali dari dosis pencegahan, dan apabila serangan sudah kronis harus diberi dosis 3 kali dari dosis pencegahan dan harus diulangi setiap 5- 7 hari sekali sampai ikan atau uadang itu sembuh.

Aplikasi Lain :
Untuk pengobatan dari dalam tubuh ikan akibat serangan Hepato Pancreas.
TOGATSU bisa dicampurkan pada pakan dengan dosis sebanyak 100 ml TOGATSU untukk 15 kg pakan ikan atau udang.

Dengan menggunakan TOGATSU pada waktu pengangkutan benur atau nener dapat mengurangi angka kematian benih atu benur.

untuk pengangkutan benih atau benur gunakan TOGATSU sebanyak 5 - 10 ml /kubik, selanjutnya benih dimasukan dalam kantong plastik dengan air yang bersih dan diberi oksigen

KETERANGAN :
Obat ini sudah terbukti sangat manjur dah sudah teraplikasi hampir seluruh pertambakan di pulau jawa dan sangat diharapkan kehadiranya para petani tambak karena efektifitasnya yang sangat ampuh dan terjangkau harganya info dan keterangan selengkapnya bisa langsung Email